View Full Version : Aneka Pengetahuan Dalam Kegiatan Seks
mangudel
11-11-2009, 08:37 PM
1. Ejakulasi Prematur (Sperma yang Keluar Terlalu Cepat)
Masalah keluarnya sperma yang terlampau cepat selalu menghantui banyak orang (khususnya pria), karena disini menentukan sekali bagi tercapainya kepuasan, baik untuk diri sendiri maupun bagi pasangannya. Suatu hal yang paling vital, tetapi justru merupakan problem yang mencemaskan pada banyak orang. Seharusnya suatu hubungan sex tidak boleh lebih cepat dari 2 menit, terhitung sejak saat masuknya penis pada vagina, atau setidaknya harus diatas 20 sampai 30 jurus esek-esek (hubungan seksual). Tetapi masalahnya tidak seremeh yang direncanakan, karena pada kenyataannya banyak sekali para pria yang tidak mampu untuk mempertahankan diri untuk tidak orgasme terlampau cepat daripada batasan waktu dan jumlah gerakan seperti yang disebutkan di atas. Ini dapat dikatakan sebagai cabang daripada impotensi sesksual.
Dan terdapat banyak pria yang begitu penisnya masuk ke vagina pasangannya, maka pengekangan dan kontrolnya lepas, dan terjadilah orgasme. Sehingga tingkat hubungan seksual yang normal pun tidak terjangkau. Setelah terjadi orgasme, maka pada umumnya terjadilah jangka waktu yang tidak berdaya pada pihak pria dan tingkat pengulangan merupakan tanda tanya besar pula, apalagi jika memang diinginkan dengan segera untuk dapat menambal kekurangan yang telah terjadi.
Jika peristiwa semacam ini terus berlangsung pada saat kegiatan esek-esek, maka disangsikan akan dapat tercapai keharmonisan yang sejati dari pasangan berbeda kelamin itu. Untuk dapat mengatasi keadaan yang demikian, yaitu dengan permainan yang pendahuluan yang panjang seperti pemanasan begitulah. Pemanasan sangat penting karena disamping untuk melamakan kegiatan esek-esek juga untuk dapat mengontrol emosi dan untuk mengontrol permainan. Disini yang memegang peranan penting biasanya adalah pihak pria. Tetapi bila ada pasangan seorang wanita lebih berpengalaman, biasanya dialah yang memegang peranan penting.
Disini yang paling untung sebetulnya adalah pihak wanita, karena meskipun dia sudah keluar lebih dulu, tetapi permainan masih dapat dilanjutkan. Tetapi bila pria yang keluar duluan, maka kemungkinan 90 % permainan akan selesai, tamat begitulah.
Dari sini kita dapat menyimpulkan pihak wanita sebetulnya lebih kuat ngesex-nya daripada pihak pria. Karena biasanya pihak pria itu sudah keluar sampai 5 kali. Dia sudah pasti tidak mungkin main lagi, tetapi kalau wanita, mereka mau keluar sampai 10 kali pun masih tetap dapat melanjutkan. Karena itu sebagai pihak pria harus dapat menemukan formula yang pas untuk dapat melaksanakan permainan itu.
2. Meledaknya Rangsangan Sex
Bagi pria ataupun wanita, orgasme atau klimaks merupakan suatu tingkat dimana ransangan sex mencapai kepuasan yang sebesar-besarnya. orgasme yang terjadi bersamaan waktunya adalah suatu kejadian yang paling menyenangkan diantara segalanya yang telah dilakukan sebelumnya. Tetapi kenyataan membuktikan, bahwa banyak sekali fakta yang menyebabkan kesukaran dalam mencapai orgasme yang bersamaan. Dan justru kelemahan pria adalah setelah mencapai orgasme, dimana penisnya akan menjadi kecil.. kecil.. dan kecil.., serta memerlukan beberapa waktu kemudian yang tidak dapat ditebak dengan pasti untuk melakukan fungsinya kembali.
Dengan demikian, maka apabila di dalam hal ini pihak pria mendahului mencapai orgasmenya, maka si wanita akan menderita secara langsung, sebab vaginanya masih belum mengeluarkan laharnya, yang merupakan tanda bahwa dia puas. Oleh karena itu banyak wanita yang mencari pria lain agar dapat memuaskan vaginanya.
Tetapi dengan cara tertentu akan dapat menolong hubungan sex itu, misal dengan cara melakukan suatu pemanasan selama mungkin dengan cara yang jitu agar dapat membangkitkan kegairahan pihak wanita. Kalau si wanita dapat teransang, maka meskipun kegiatan esek-esek tidak berjalan lama, maka itu tidak jadi masalah, karena pihak pria telah menunaikan tugasnya, yaitu memberi kepuasan pada pasangannya. Dan ingat, wanita dapat bertahan meskipun dia sudah 10 kali keluar, tetapi kalau dia keluar duluan pihak pria akan santai nantinya.
Bagi wanita sendiri pun di dalam mencapai orgasmenya tidak seperti pria, yaitu memancarkan suatu bentuk cairan, tetapi tampak sebagai suatu rangkaian kegairahan yang menggetarkan perasaan, vagina dan sekitar klitoris, dan biasanya dirinya seakan-akan tidak terkuasai untuk melakukan gerak tertentu yang mendebarkan, seperti mempererat rangkulannya, mempererat jepitannya, mencakar, melakukan gigitan dengan disertai napasnya yang tersengal-sengal... wow!Tetapi tidak seperti pihak pria yang begitu mendapatkan orgasme, dituntut suatu istirahat, sebaliknya wanita dapat mencapai orgasme beberapa kali, tergantung dari keinginan serta kegairahan yang dimiliki oleh masing-masing wanita dalam menerima ransangan dari pasangannya.
Beberapa tugas pria saat kegiatan sex :
a. Anda harus dapat meningkatkan kemampuan dengan pengetahuan yang berhubungan dengan titik-titik kelemahan atau kemesraan secara khusus di tubuh pasangan anda. Walaupun dapat dikatakan setiap orang memiliki zone yang umum, tetapi pasti ada keistemewaan-keistimewaan tertentu yang patut menjadi perhatian, sehingga perangsangan terhadapnya akan mendapatkan hasil yang lebih memuaskan. Di dalam hal ini, selain instink anda berbicara, perlu adanya sikap keterbukaan dari pasangan anda untuk dapat memberikan petunjuknya yang lebih tepat. Jika dia malu-malu untuk memberikan keterangan tentang hal itu, maka berilah pengertian yang mendalam betapa pentingnya semua itu bagi anda berdua, khususnya dalam memberikan kesenangan padanya sendiri.
b. Selanjutnya sebagai pria, anda harus dapat memperdalam sedemikian rupa untuk mengenal adanya berbagai macam variasi yang seakan tiada habis-habisnya dalam hal permainan pendahuluan atau pemanasan. Sangat mutlak bagi anda berdua untuk bersama-sama mempelajarinya dengan pengertian yang mendalam, sehingga apa-apa yang ada ini akhirnya menjadi suatu tindakan yang tidak hanya merupakan hafalan saja, tetapi menjadi bagian kehidupan sex yang terkombinasi sedimikian hidupnya.
c. Adalah suatu kebanggan tersendiri jika nantinya dapat terjadi orgasme pada pihak wanita terlebih dahulu beberapa kali sebelum akhirnya dibarengi dengan orgasmenya sendiri yang bersamaan dengannya.
Beberapa tugas wanita saat kegiatan sex :
a. Walaupun sikap seorang wanita adalah pasif, tetapi hendaknya di dalam hal ini anda tidak berdiam diri saja dengan membiarkan pihak pria untuk melakukan segalanya. Bagaimanapun juga seorang pria juga memerlukan pembalasan keaktifan dari anda pasangannya dalam berbagai macam hal, yang dimulai dari saat permainan pendahuluan sampai pada saat penis pasangan anda memasuki vagina anda. Khususnya di dalam kegiatan esek-esek yang memiliki keaneka-ragaman teknik, haruslah dapat dimengerti secara mendalam oleh pihak wanita, sehingga pada saat-saat diperlukan, maka anda dapat berlaku terlebih aktif atau melakukan inisiatif untuk mengadakan hubungan dengan posisi-posisi tertentu yang dapat lebih memberikan rangsangan kepada diri anda sendiri untuk dapat mencapai orgasme. Jadi setiap tindakan pasangan anda harus mendapat imbangan yang dapat memuaskan batinnya.
Berapa banyak pihak wanita yang membuat kesalahan besar pada keadaan yang demikian ini dengan bersikap layaknya patung saja, sehingga yang mengalami kerutinan dari tanggapan wanitanya yang dianggap terlampau dingin. Expresi wajah dan segala macam hal yang bersangkutan dengan suatu kegairahan tidak perlu ditahan-tahan, karena jelas itu menunjukkan suatu kebodohan yang tidak terpuji. Seakan-akan di dalam hal ini anda menunjukkan akan ketidak-becusan pasangan anda sendiri. Anda di dalam hal ini harus menunjukkan suatu kehangatan dalam memberikan sambutan, karena kejantanan seorang pria adalah terletak disini, dan jika ia tidak mendapatkan kepuasan dalam perasaannya melihat tingkah laku pasangannya yang seakan-akan acuh tak acuh, maka tidak aneh lagi kalau ia akan mencari hiburan di tempat lain.
b. Anda harus menunjukkan sikap kefeminiman dengan berlaku semesra mungkin yang dapat menciptakan kehangatan benar-benar dalam suasana seperti itu. Bila perlu sebelum pasangan anda datang ke rumah, anda bisa bertelanjang bulat, jadi bila pasangan anda datang, maka ya.. ya.. ya.
c. Anda harus bersikap terbuka untuk seakan-akan sambil lalu saja untuk memberikan penjelasan tentang titik-titik kemesraan yang memang anda rasakan, dan ini akan menyadarkan serta memberikan pengarahan di dalam peristiwa pendahuluan yang terjadi nantinya. Dan di dalam hal ini pun tidak ada suatu peraturan yang menetapkan bahwa anda hanya bersikap menerima saja, tetapi juga dapat sekaligus memberikan pelayanan pembalasan yang dapat memberikan kesenangan secara timbal-balik.
3. After Play (Tindakan Setelah Selesai Permainan)
Tingkat tindakan setelah suatu permainan esek-esek juga memegang peranan tersendiri. Ini jarang mendapat perhatian yang serius dari banyak pasangan yang seakan-akan tidak begitu menghargai akan hal ini, dan juga memang karena ketidak-tahuan.
Biasanya setelah suatu permainan selesai, maka si pria khususnya dengan cepat-cepat bertindak menuju ke kamar mandi meninggalkan pasangannya. Ia kurang begitu menyelami akan perihal yang dirasakan dengan keinginan pasangannya secara lebih mendalam.
Afterplay akan mempunyai seni tersendiri yang harus dimengerti oleh setiap pasangan, dan disini mempunyai kespesifikasiannya sendiri.
Tindakan yang harus diperhatikan oleh pria, yang pertama-tama adalah jangan menarik penisnya dari vagina pasangannya begitu selesai dengan tugasnya, tetapi yang lebih tepat kiranya adalah dengan membiarkannya untuk beberapa saat di dalammya dengan cukup mengubah posisinya sedemikian rupa, sehingga keduanya dapat beristirahat dengan santai sambil merasakan penurunan kegairahannya dengan perlahan-lahan. Disini akan dapat menimbulkan suatu keindahan dalam bentuk lain yang dapat anda rasakan sendiri berdua nantinya, apalagi jika keduanya dapat tertidur lelap dalam keadaan ini, maka perasaan yang indah terpadu dengan sedimikian rupa yang dapat mempererat secara lebih mendalam pada keduanya.
4. Frekuensi Hubungan Sex
Banyak kita dengar suatu pembicaraan yang berkisar pada hal yang bersangkutan dengan frekuensi atau jumlah daripada suatu hubungan sesksual, dimana akhirnya satu sama lain akhirnya memiliki perbedaan-perbedaan, dan terkadang terdengar secara menyolok sekali. Tetapi sayangnya sedemikian jauh masih banyak para wanita yang tidak mendapatkan kesenangan secara mutlak di dalam hubungan ini, dan bahkan ada yang justru tidak pernah merasakan orgasmenya.
Sebetulnya setiap pasangan mempunyai kebutuhannya masing-masing yang tidak dapat saling membandingkan dengan pasangan lainnya, karena tingkat kebutuhan itu sendiri adalah tergantung dari nafsu masing-masing orangnya, serta dapat tidaknya tercapai kepuasan daripada hubungan yang dilakukannya itu, khususnya yang dipunyai oleh para wanita. Jelas, bahwa khusus bagi seorang wanita adalah lebih utama memenuhi kebutuhan untuk mendapatkan kualitas dari hubungan yang terjadi, dan bukan tergantung dari kuantitasnya.
Kejadian-kejadian dalam hubungan sesksual itu sendiri menunjukkan ada yang membutuhkan hubungan itu setiap hari, ada yang jadwalnya 2 hari sekali, seminggu 2 kali, sebulan 1 kali, aduh.., mana tahan ya pembaca. Tetapi sedemikian jauh takaran yang kami uraikan di atas, juga masih belum lengkap dan tepat, karena ada juga pasangan yang tidak tetap hasratnya, terkadang dalam sebulannya melakukan hubungan sebanyak sampai 20 kali, dan bulan berikutnya hanya mengalami 2 kali hubungan. Dengan demikian, maka ternyata keadaan sehari-hari turut juga mempengaruhi akan hubungan sesksual ini.
Dan dari keadaan itu perlu pula ditambahkan, bahwa dalam setiap pasangan itu sendiri dengan secara jelas juga mempunyai ketidak-seimbangan dalam hasratnya.
Dalam suatu penyelidikan oleh para ahli sex didapatkan kenyatan, bahwa :
a. Didapatkan 50 % wanita Indonesia ternyata dapat dikatakan memiliki hasrat yang lebih besar daripada para pria.
b. 10 % didapatkan mempunyai keseimbangan yang sama dalam hasratnya dengan pasangannya.
c. Sedangkan sisanya adalah sebanyak 40 % adalah menunjukkan hasrat para pria yang melampaui wanita.
Tetapi disamping menunjukkan potensi yang tinggi dalam hasratnya itu, juga terdapat hal-hal yang menyedihkan, yang menunjukkan diantaranya ada juga golongan pria yang ternyata hasratnya benar-benar tidak memadai wanitanya, atau termasuk tidak normal. Seakan-akan tidak mempunyai hasrat sama sekali dalam mengadakan hubungan seksual dengan pasangannya. Dan ini termasuk suatu kejadian yang cukup menyedihkan. (Termasuk saya pembaca, saya sedih melihat hal ini, masa "Hercules" bisa kalah sama "Xena".. ya nggak..?)
Walaupun terdapat kepincangan-kepincangan di dalam hal hasrat diantara pasangan ini, tetapi letak kebahagiaan mereka sebenarnya juga terletak pada adanya rasa saling menyesuaikan. Disini letak pentingnya, sehingga mereka dapat terhindar dari adanya rasa tidak puas satu dengan lainnya yang dapat menggoyahkan segalanya.
Dan demikian pula yang terjadi dengan letak pengambilan inisiatif, maka disini didapatkan masih tetap dipegang oleh golongan pria dengan terbukti sekitar 51 %, sedangkan para wanita sekitar 49 %. Jadi dengan perkembangan ini, dapat disimpulkan bahwa para wanita mulai mengambil tempat pria dalam kegiatan esek-esek ini.
mangudel
11-11-2009, 08:43 PM
Mustahil untuk memastikan banyaknya masalah seksual yang bisa merusak suatu, karena sampai sekarang, orang malu mencari bantuan. Wanita yang mengalami hambatan nafsu seksual tidak dapat terangsang secara seksual, meskipun dirangsang oleh pasangannya atau dengan fantasi. Karena itu, dia tidak dapat mengadakan hubungan seks dengan layak.
Pada wanita, ditemukan empat masalah seksual
Pertama, Hambatan nafsu seksual. Wanita yang mengalami hambatan nafsu seksual tidak menginginkan atan menikmati seks. Tetapi dia mengijinkan pasangannya untuk bersenggama dengannya, sebagai suatu kewajiban. Wanita yang lain mungkin sangat cemas dengan gagasan bersenggama sehingga menolak atau membuat alasan untuk menghindarinya.
Kedua, Hubungan seks menyakitkan sehingga manghambat atau menyebabkan kekecewaan mendalam yang tidak akan pernah dapat dinikmati. Masalah ini disebut dyspareunia, yang berarti senggama yang menyakitkan. Apabila wanita merasa sangat sakit ketika penetrasi/pemasukkan kemaluan pria ke dalam vagina, dan menolak dengan menegangkan otot-otot sekeliling saluran masuk ke vagina, maka kondisi ini di sebut vaginismus.
Ketiga, Meskipun mempunyai nafsu seksual normal, setidaknya dia mempunyai fantasi atau mimpi seks namun dalam kenyataan dia gagal atau tidak bisa terangsang oleh pasangannya selama perangsangan seksual. Karena itu, vagina tidak mengalami pembasahan, dan jaringan lembut pada jalan masuk ke vagina tidak berkembang. Pada saat senggama berlangsung, dia sedikit saja atau tidak merasakan kenikmatan erotis sama sekali, meskipun mungkin dapat menikmati bentuk rangsangan yang lain dari pasangannya. Masalah ini disebut libido menurun
Keempat, Wanita itu tidak dapat mencapai orgasme. Dengan kata lain dia mengalami disfungsi orgastik. Istilah ini perlu diterjemahkan secara hati-hati. Berapa ahli terapi seks percaya, semua wanita yang gagal mencapai orgasme selama senggama mengalami disfungsi orgastik. Wanita tidak disebut mengalami disfungsi orgastik apabila dia biasanya mengalami orgasme selama percumbuan, baik dengan masturbasi, ketika pasangannya memasukkan kemaluan ke dalam vagina, atau ketika dirangsang sebelum atau sesudah pasangannya mencapai orgasme. Wanita yang melakukan masturbasi sendiri hingga mencapai orgasme tidak disebut mengalami disfungsi orgastik, meskipun ketika bersama pasangannya dia tidak mencapai orgasme. Wanita itu tidak sakit atau frigid.
Yang disebut mengalami disfungsi orgastik adalah wanita yang tidak pernah sama sekali mencapai orgasme dengan rangsangan apapun. Jadi penting untuk diingat, banyak wanita mencapai kenikmatan dan kehangatan emosional dari kedekatan dan keintiman senggama, meskipun tidak mencapai orgasme. Berbagai artikel majalah yang menekankan kebutuhan untuk menjadi wanita yang sesungguhnya dengan mencapai orgasme, terlalu berlebihan. Yang seharusnya ditekankan adalan wanita yang mencapai kedekatan emosional dan kebahagiaan selama senggama akan mencapai kenikmatan yang lebih besar jika mereka dibantu oleh pasangannya untuk mencapai orgasme.
Jika anda mengalami orgasme, dengan metode apapun berarti anda normal. Jika anda tidak mencapai orgasme selama senggama tapi mencapainya ketika pasangan merangsang anda atau dengan masturbasi, andapun normal. Orgasme yang dicapai selama senggama tidak lebih baik atau lebih normal daripada yang dicapai dengan cara lain. Tetapi jika anda tidak mencapai orgasme dengan pasangan atau malu untuk mencapai orgasme dengan masturbasi dan anda takut melakukan, anda dapat dibantu.
Wanita dengan satu atau lebih masalah seksual di atas sering disebut frigid. Istilah ini seharusnya ditinggalkan. Istilah frigid menyatakan bahwa wanita itu yang karena kondisi bawaan tertentu, tidak pernah dapat memberikan respon seks secara penuh, tidak benar. Dengan konselor atau bantuan seorang pasangan, wanita umumnya dapat terangsang dan hampir semua mencapai orgasme. Ada perbedaan kecepatan perubahan, wanita yang tidak dapat terangsang secara seksual lebih sulit dibantu ketimbang wanita yang terangsang tetapi gagal mencapai orgasme.
Penyakit, obat-obatan dan alkoholisme dapat menyebabkan masalah seksual pada beberapa wanita. Tetapi hampir separuh dari wanita mengalami kegagalan orgasme seksual disebabkan oleh masalah psiko-seksual, yang biasanya dapat disembuhkan dengan bantuan pasangan mereka atau mungkin oleh bantuan seorang konselor. Ada beberapa alasan mengapa sejumlah wanita mengalami masalah seksual, dan dalam berbeda masalahnya pun berbeda.
Sebab-sebab karena pengaruh psiko-seksual
Hubungan yang buruk
Jika sepasang kekasih merasakan permusuhan terhadap pasangannya dan tidak dapat membicarakan masalahnya secara terbuka, maka dapat terjadi ketidak harmonisan perkawinan, dengan berkurangnya keinginan dan rangsangan seksual. Sebab lain disfungsi seksual adalah, jika pasangan ini tidak dapat menyampaikan secara terbuka tentang kebutuhan dan keinginan seksual mereka. Sebagai contoh, hanya wanita bersangkutan yang dapat memberitahu pasangan, apa yang dapat membuat gairah seksnya bangkit, pria (atau wanita) tidak dapat mengetahui secara naluriah dan setiap wanita mempunyai respon seks berbeda.
Tanpa komunikasi yang baik, masalah seksual dapat menjadi besar. Jika pria tidak memahami kebutuhan seks wanita, dan menggunakan teknik yang buruk untuk membantu terangsang, maka hasilnya adalah antagonisme dan menurunnya seksualitas bersama. Tergantung baik buruknya hubungan tersebut, wanita mungkin akan menghambat respon seksnya sendiri, atau menerima rangsangan seks dari pria meskipun dia kurang menikmati.
Ketidaktahuan
Didikan yang salah di masa anak-anak oleh orang tua yang keras dan bersifat menghambat secara seksual, membuat seorang gadis percaya terhadap standart ganda seksualitas, menerima tuntutan dari orang tua secara pasif, dan tidak mempunyai harapan akan kenikmatan seksual. Akibatnya nafsu seks berkurang dan menambah keyakinan bahwa seks adalah kewajiban yang harus dibayarkan kepada seorang pria agresif yang penuntut. Jadi, bukan kenikmatan yang dinikmati bersama.
Banyak wanita yang percaya dengan mitos seksual sebagai berikut:
Wanita seharusnya siap menerima seks dari suami, baik dia menginginkan atau tidak.
Orgasme yang bersamaan penting untuk kepuasan seksual yang sesengguhnya.
Pria mengetahui bagaimana merangsang seorang wanita, dan jika wanita tersebut gagal terangsang, maka ini adalah kesalahan wanita itu sendiri.
Perasaan bersalah dan malu
Beberapa orang tua mengajarkan anak gadisnya untuk mempercayai seks adalah kegiatan yang memalukan, di mana seseorang berbuat sekehendak hatinya. Dalam keluarga seperti ini, seks tidak pernah dibicarakan terbuka, dan informasi (lebih tepatnya, informasi yang salah) diperoleh dari teman-teman seusianya secara bisik-bisik. Jika orang tua menganggap bagian tubuh manusia kecuali wajah, tangan dan kaki yang terbuka, tidak patut dibicarakan dan menghukum anaknya yang berusaha mencari tahu tentang hal itu, atau tidak menjawab dengan masuk akal keingintahuan alamiah dari anak tentang seks dan reproduksi manusia, maka anak itu akan menganggap seks adalah soal yang memalukan dan harus diabaikan. Ini dapat mempengaruhi sikap terhadap anak di kemudian hari.
Sikap sebaliknya, dapat pula menimbulkan rasa malu. Gadis-gadis modern dan banyak membaca buku seks serta membicarakan secara terbuka dapat mengalami kekurangan nafsu seksual. Dalam masyarakat modern, keberhasilan dipuji. Jika berhasil dalam kehidupan seksual yang berarti tercapainya orgasme pada setiap episode senggama, maka keberhasilan akan meninggalkan kaum wanita. Hal ini bukan karena kaum wanita kurang nafsu seks dan kemampuan mencapai orgasme selama bertahun-tahun. Seorang wanita yang gagal mencapai keberhasilan seksual dengan orgasme menjadi malu, sebab merasa dirinya tidak mampu. Rasa malu ini semakin mengurangi nafsu seksual dan dijadikan pedoman bagi kegagalan berikutnya.
Ia menjadi cemas dengan kemampuannya menanggapi seks, oleh orang amerika disebut performance anxiety. Untuk menghindari bertambahnya kecemasan, dia menekan nafsu seksualnya (dengan kata lain libidonya berkurang) atau menghambat respon seksnya (dengan kata lain gagal mencapai orgasme).
Selama senggama, wanita dapat meningkatkan kesadaran seksual dengan memusatkan pikiran pada hal-hal yang dapat membangkitkan gairah. Tetapi jika dia selalu berpikir betapa memalukan tindakan itu, dan pernah tidak mampu mencapai orgasme, maka nafsu seksnya semakin berkurang justru karena kecemasan yang terlalu berlebihan. Perasaan kurang mampu dapat pula diperbesar oleh bacaan-bacaan dan film. Buku dan film-film itu menggambarkan langit akan penuh dengan bintang-bintang gemerlapan dan musik berdenging di telinga ketika seorang wanita mencapai orgasme. Akibatnya para gadis mengharapkan pengalaman yang sama ketika suatu saat mencapai orgasme, rasa nikmat menyelimuti seluruh tubuhnya. Tetapi tidak sesuai dengan kenyataannya, tidak ada bintang-bintang gemerlapan atau musik berdenging. Ia merasa telah gagal, dan konflik pun muncul dalam pikirannya. Konflik yang disebabkan keyakinan yang salah secara bawah sadar mengurangi nafsu seksualnya, sehingga dia sengaja menghidari rasa sakit dan malu karena kegelian.
Rasa kegagalan seksual bertambah dengan pengetahuan bahwa dia dapat mencapai orgasme bila pasangannya memberi rangsangan erotik atau dia bermasturbasi. banyak wanita dibesarkan dengan keyakinan masturbasi atau perangsangan adalah hal yang memalukan. Mitos ini juga dipercaya oleh banyak pria. Yang benar, orgasme adalah orgasme, bagaimana pun yang di hasilkannya.
Kesehatan yang buruk dan kelesuan
Beberapa masalah seksual disebabkan oleh penyakit fisik atau mental, termasuk depresi. Walaupun kesehatan yang buruk jarang menjadi penyebab disfungsi seksual dibanding penyebab-penyebab yang lain. Ketika berusaha memecahkan masalah seksual, konselor mula-mula memastikan tidak ada penyakit fisik atau mental, dan menanyakan apakah dia pernah minum obat yang dapat mengurangi kepekaan seks.
Faktor penyebab yang cukup sering ditemukan adalah kelesuan. Kelesuan dihubungkan dengan berkurangnya nafsu dan kemampuan seks pada banyak orang. Di masyarakat kita, wanita bisa menjadi lebih lemah dari pria karena mengalami banyak tekanan fisik dan emosional. Selain kewajiban membesarkan anak-anak dan menjaga rumah, di saat yang sama dia sering harus bekerja di kantor, menghadapi tuntutan bertetangga dan bersosialisasi. Akibatnya, dia menjadi sangat lelah untuk menanggapi seks.
Apa yang harus dilakukan?
Jika wanita mengalami dyspareunia mungkin ada sebuah penyebab lokal. Konselor akan memastikan apakah dia tidak menderita candidosis atau endometriosis yang membuat senggama terasa menyakitkan. Pada kebanyakan kasus dyspaureunia, dan dalam semua kasus vaginismus, sumber masalah adalah psikologis yang bisa diperburuk oleh pasangan yang tidak pengertian. Banyak wanita yang masih percaya bahwa senggama itu menyakitkan atau tidak mungkin, karena vagina mereka berukuran terlalu kecil dan kemaluan pria terlalu besar. Pria dapat memperkuat keyakinan ini jika gagal merangsang wanita, sehingga ketika berusaha memasukkan kemaluan ke dalam vagina, vagina belum cukup basah.
Banyak wanita yang tidak mengetahui anatomi alat kelamin mereka. Tidak tahu di mana letak clitoris, atau bagaimana labia mengelilingi vagina. Tidak pernah melihat bentuk vulva di cermin sehingga tidak mengetahui seperti apa bentuknya. Keyakinan dan kegagalan ini menghasilkan rasa takut bahwa senggama akan menyakitkan dan merusak dirinya. Tetapi dengan pemahaman dan bantuan pasangan, setiap wanita yang mengalami vaginismus dapat disembuhkan.
Solusi masalah berkurangnya nafsu seks (libido rendah) dan kagagalan orgasme (disfungsi orgastik) jauh lebih rumit. Jika pasangan tidak mempunyai hubungan emosional yang cukup, mereka tidak dapat berhubungan secara seksual. Jika wanita tidak yakin tentang hubungannya dan merasa terganggu dengan keinginan seks, serta mempunyai pasangan yang mengalami hambatan seksual dan emosi yang tertutup, sulit mencapai komunikasi seksual dengan pasangannya. Akibatnya, pasangan tidak dapat memahami bahwa dia mempunyai masalah yang tidak dapat di bicarakan.
Pria biasanya mengetahui jika dirinya terangsang secara seksual dan tahu cara mencapai orgasme, yang seringkali dicapai dengan cepat. Tetapi mereka sering lupa membantu pasangan mencapai kenikmatan seksual yang sama. Mereka mengabaikan kenyataan bahwa wanita mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai tahap kebangkitan gairah seks, sehingga menjadi tanggung jawabnya sebelum wanita itu siap. Karena hambatan dalam menyampaikan kebutuhan seksual ini, wanita tidak dapat meminta pria untuk membantu mencapai orgasme dengan merangsangnya, dan pria itu sendiri terlalu acuh tak acuh untuk mengambil inisiatif.
Hasil penelitian menyebutkan, dalam penyelesaian masalah seksual biasanya dibutuhkan keterlibatan kedua belah pihak. Masalah seksual seorang wanita hanya dapat dipecahkan juka pasangannya siap membantu dengan tulus dan cinta.
Dengan kerjasama dari pasangan dan dengan bantuan seorang konselor penyembuhan menjadu mungkin. Mula-mula konselor memastikan bahwa wanita itu tidak mempunyai penyakit yang dapat mengurangi nafsu seksnya. Langkah selanjutnya adalah menemukan apa yang dapat membuat wanita itu sulit mengalami rangsangan seksual, sehingga dia menjadi sadar diri secara seksual, dan pasangan dapat mengetahui kebutuhan seksnya. Konselor berusaha membantu pasangan tersebut mencapai suasana yang santai dan merangsang, di mana mereka dapat belajar memberikan kenikmatan pada pasangannya. Dalam lingkungan seperti ini, tanpa tekanan untuk melakukan hubungan kelamin, nafsu seks wanita biasanya menjadi bangkit kembali. Pada mulanya tidak terlalu kentara, tetapi dengan berjalannya waktu, kenikmatan meningkat. Hanya pada saat benar-benar terangsang, barulah pasangan itu berusaha untuk senggama.
Beberapa wanita sangat ingin memberikan kenikmatan seksual kepada pasangannya meskipun mereka sendiri tidak terangsang, baik selama percumbuan atau selama senggama. Jika wanita itu merasa senang dan pasangannya juga puas, janganlah merasa kurang feminin dibandingkan wanita yang dapat menanggapi rangsangan seksual secara penuh.
Masalah kegagalan mencapai orgasme dapat diatasi dengan teknik percumbuan serupa, tetapi dapat melalui tahap-tahap belajar yang lebih cepat. Seringkali pria harus mempelajari teknik rangsangan agar wanita bisa mencapai orgasme. Yang penting pihak wanita memberitahu apa yang dapat membuatnya puas secara seksual. Jadi, tidak hanya membiarkan pria melakukan apa yang dirasa dapat memberi kepuasan kepada wanita. Di sini pihak wanita menjadi pengarah dan mempunyai wewenang terhadap sebagian besar tindakan yang dapat merangsangnya.
Masalah disfungsi orgastik diatasi dengan lebih mudah oleh sebagian wanita dengan masturbasi. Mereka menggunakan fantasi sebagai rangsangan erotis, bukan dirangsang secara erotis oleh pasangannya. jika metode ini gagal membantu wanita mencapai klimaks, konselor menyarankan pemakaian vibrator, dengan metode apapun, untuk memcapai orgasme secara teratur. Dibantu pasangan yang simpatik, lembut dan kooperatif, umumnya wanita yang gagal mencapai orgasme dan kebanyakan mereka yang tidak terangsang secara seksual, menemukan respon seksnya meningkat dan mencapai orgasme secara teratur.
mangudel
11-11-2009, 08:45 PM
G-spot (atau titik Grafenberg) adalah daerah sebesar uang logam yang teramat sensitif dan terletak di bawah permukaan liang vagina yang menghadap ke arah depan tubuh. Meskipun lokasinya berbeda-beda, G-spot biasanya terletak di tengah antara tulang pinggul dan serviks, sekitar 4,5 sentimeter ke dalam vagina. Para peneliti telah menemukan bahwa pada beberapa wanita rasa sensitifnya lebih banyak sepanjang dinding vagina bagian atas, dan tidak hanya pada satu titik.
Karena G-spot berada dibawah permukaan dinding vagina, maka harus dirangsang secara tidak langsung melalui dinding vagina. Banyak wanita dikabarkan merasa ingin mengeluarkan air seni ketika titik ini pertama kali dirangsang, namun ketika rangsangan dilanjutkan(dengan kantung kemih yang kosong), rasanya sangat nikmat. Beberapa dari mereka malahan mencapai orgasme, dan ada juga yang mengeluarkan cairan seiring dengan kontraksi orgasmik tadi.
Namun keberadaan G-spot serta lokasinya, telah banyak diperdebatkan dan menjadi kontroversi. Grafenberg sendiri menunjuk daerah sensitif ini sebagai titik di mana uretra (saluran yang menyalurkan air seni dari kantung kemih) berada paling dekat dengan puncak dinding vagina. Perry dan Whipple bersikeras bahwa daerah ini terletak lebih tinggi lagi sepanjang vagina, sementara ahli seksologi lainnya berkata bahwa seluruh dinding luar vagina, dan bukannya hanya satu titik, berisi ujung-ujung syaraf yang mampu menghasilkan efek rangsangan hebat ketika dirangsang (stimulasi). Penelitian lainnya menunjukkan bahwa untuk beberapa wanita, G-spot sama sekali tidak ada.
Juga yang masih diperdebatkan adalah komposisi cairan (kadang disebut hasil ejakulasi wanita) yang dikeluarkan oleh beberapa wanita selama orgasme akibat rangsangan G-spot. Menurut beberapa peneliti cairan itu adalah urin; lainnya mengatakan bahwa itu adalah unsur yang mirip dengan cairan dalam air mani laki-laki (tanpa sperma, tentunya). Tidak semua wanita yang memiliki G-spot mengeluarkan cairan, dan dari beberapa wanita yang mengeluarkan, tidak selalu keluar bersama setiap orgasme G-spot.
Menurut Dr. Ernest Grafenberg orgasme yang dihasilkan oleh titik G menimbulkan efek yang jauh lebih dahsyat ketimbang orgasme hasil stimulasi pada klitoris. Kalau pada orgasme biasa (klitoral) saja mampu membuat perempuan menggeliat-geliat dan 'hilang kesadaran', orgasme yang dihasilkan titik G jauh lebih dahsyat. Konon orgasme akibat terstimulasinya titik G membuat perasaan seperti 'melayang ke awan atau terbang ke langit'.
Sangatlah sulit bagi seorang wanita untuk menjelajahi G-spot-nya dan orgasme vaginal sendiri karena kebanyakan tidak memiliki jari cukup panjang untuk mencapainya dan kesulitan untuk mencapai kenyamanan, lain halnya dengan orgasme biasa; wanita dapat melakukannya sendiri dengan melakukan masturbasi .
Bekerja sama dengan pasangan yang dipercaya akan sangat nikmat dalam menemukan G-spot seorang wanita. Dengan bereksperimen, seorang wanita dapat menemukan jenis rangsangan yang dirasanya paling cocok. Rangsangan dengan penis biasanya lebih efektif bila dilakukan dengan tekanan yang tetap dan santai, bukan dengan sodokan penis yang biasa, karena G-spot biasanya perlu tekanan yang kuat dan di tempat yang sama. Menambah tekanan secara perlahan akan membantu menemukan tekanan yang optimum untuk kenikmatan erotis tanpa rasa sakit. Beberapa wanita mampu mencapai klimaks hanya dengan tekanan semacam ini; untuk beberapa lainnya mungkin akan sangat menaikkan tingkat rangsangannya.
G-Spot dapat dirangsang sebelum sanggama berlangsung. Caranya, dengan merabanya -pastikan untuk buang air kecil ketika Anda akan memulai eksplorasi tersebut, letak titik G berbeda untuk tiap wanita, biasanya terletak kira-kira 5 cm di lorong vagina pada dinding anterior (bagian atas ke arah perut)-. Lakukan eksplorasi dengan pasangan Anda dengan posisi tubuh terbaring dengan posisi pinggul agak terangkat (ditinggikan dengan bantal). Dalam posisi ini, pasangan Anda dapat memasukkan jarinya ke dalam vagina dan memulai eksplorasi secara "halus". Sebaiknya gunakan pelumas berbahan dasar air (KY atau Astroglide) sebelum memasukkan jari karena akan memberikan rasa agak sakit.
Lalu, selama persetubuhan, titik ini juga akan dirangsang oleh ujung penis, saat pergerakan terjadi.. Menurut para pakar seksologi, perempuan yang posisinya di atas-telungkup atau tidur-lebih mudah merasakan stimulasi pada titik G ketimbang posisi lainnya. Posisi doggy dan posisi wanita di atas adalah cara-cara efektif untuk menghasilkan rangsangan lebih langsung.
Meskipun tidak semua ahli seks sependapat bahwa G-spot terdapat dalam tubuh seorang wanita, umumnya orang percaya bahwa itu ada dan bisa dirangsang sebagai unsur kenikmatan yang utama. Hal ini sering digolongkan sebagai urethral sponge - sebuah area lembut yang rata, kira-kira sepertiga jalan menuju dinding depan vagina dan terdapat tepat ketika wanita tengah terangsang. Dia berdenyut sedikit ketika disentuh dengan jari dan usapan pada area tersebut bisa menghasilkan sensasi dan perasaan seperti keluarnya orgasme.
Berikut ini adalah beberapa fakta ilmiah yang berkaitan G-spot :
Bila dirangsang dengan tepat G-Spot akan mengembang dan mengakibatkan orgasme pada kebanyakan wanita.
Pada saat orgasme, banyak wanita mengeluarkan suatu cairan melalui uretra yang secara kimiawi serupa dengan cairan yang dikeluarkan pria, namun tidak mengandung sel telur.
Sebagai akibat rangsangan G-spot, wanita memiliki serangkaian orgasme (berkali-kali).
Bagi kebanyakan wanita sulit dengan tepat merangsang G-spot dalam posisi telentang.
Pemakaian spiral akan mengganggu rangsangan G-spot pada sebagian wanita.
Karena percaya bahwa mereka kencing, kebanyakan wanita malu tentang ejakulasi. Dengan pikiran yang sama, pasangan mainnya seringkali meremehkannya, yang merupakan alasan mengapa banyak wanita berusaha mati-matian jangan sampai mereka orgasme.
Jika pria menaikkan tegangan otot-otot pubococcygeusnya (otot pc), mereka juga bisa belajar menjadi orang yang bisa mengalami orgasme ganda dan memisahkan orgasme dari ejakulasi.
Ada beberapa type wanita dan pria. Pada wanita, ada orgasme vulva yang dipicu oleh klitoris; ada orgasme uterin yang dipicu hubungan seksual dan gabungan keduanya. Pada pria, ada suatu orgasme yang dipicu oleh penis dan orgasme yang dipicu oleh prostat.
Menjelajahi G-spot Pria
Malam pertama Anda dan seterusnya tentu dilewati dengan aktivitas seksual. Dalam melakukan aktivitas tersebut tahap awal dimulai dengan pemanasan. Dan ini sering menjadi kata kunci dalam sebuah permainan. Berbekal pengetahuan seks yang minim, Anda tentu bingung bagaimana harus memulai aktivitas seks dan bagaimana pula mengakhirinya.
Suami Anda tentu menginginkan sebuah permainan awal yang hangat. Mereka juga suka, kalau dirangsang. Suami Anda akan puas kalau Anda mengetahui daerah-daerah yang cukup sensitif. Dengan demikian Anda dapat memberikan dirinya kepuasan yang praktis. Haruskah menyentuhnya saat melakukan seks?
Menurut pakar seks, untuk mencapai permaian yang sukses, Anda harus mengenal titik 'G' (G-spot) pada pria. Biasanya ada di tiga tempat yaitu :
Yang pertama adalah frenulum, daerah sensitif di bagian bawah penis, di pertemuan lipatan-lipatan organ tersebut. Bentuknya menyerupai daun bunga. Titik ini jika disentuh, dapat menghasilkan sensasi yang meningkatkan gairah pria. Tempat tersebut merupakan tempat berkumpulnya ujung-ujung syaraf dan juga sangat sensitif. Terutama ketika ia sangat terangsang dan bila organ tersebut tengah membesar.
Kedua adalah perineum, daerah kulit diantara buah testis dan anus. Daerah ini biasanya menghasilkan rangsangan yang besar ketika disentuh oleh pasangannya pada saat melakukan hubungan seks. Juga dapat membantu pria mempertahankan ereksi dan menghentikan pengeluaran ejakulasi. Daerah tersebut seringkali dianggap sebagai titik seksual yang keramat dan dapat menghasilkan sensasi yang sangat menyenangkan jika diusap-usap secara pelahan atau keras selama tingkat rangsang yang tinggi.
Ketiga adalah kelenjar prostat. Prostat (organ dalam, di belakang dan di bawah kandung kemih yang menghasilkan cairan untuk semen ) dapat diusap dengan memasukkan sebuah jari yang cukup diberikan lumbrikasi (dan mungkin dilindungi dengan kondom) ke dalam anus. Kemudian dengan menggerakkan jari tersebut dengan cara memutar. Anda akan menyentuh sebuah obyek yang serupa dengan spons. Dapat dimanipulasi untuk menghasilkan perasaan yang sensitif dan kenikmatan. Apakah Anda ingin mempelajari bagian dalam tubuhnya, itu terserah Anda. Mungkin merasa jijik melakukan penetrasi ke daerah anus dengan cara apapun. Namun, orang lain senang melakukannya dan merasa adanya peningkatan hubungan intim yang cukup besar dengan pasangan jangka panjang mereka. Karena mereka menyentuh bagian-bagian tubuh pasangannya yang memiliki rangsang seksual dengan cara tersebut.
mangudel
11-11-2009, 08:48 PM
Penis adalah sepotong urat elastis dengan konstruksi unik yang menjuntai di pertengahan tubuh. Penis bukan sekedar asesoris tubuh. Ada dua fungsi penting yang dipikulnya. Yang pertama sebagai saluran pembuangan limbah permbersih seluruh organ tubuh dan yang kedua sebagai penghubung langsung secara fisik antara anda dengan pasangan anda dalam usaha melampiaskan dorongan seksual. Kalau untuk fungsi pertama, penis anda tak perlu mengubah bentuk atau menyiapkan diri anda. Sementara untuk fungsi kedua ada syarat yang sangat penting yang harus dipenuhi agar bisa menjalankan tugas dengan baik, EREKSI. Inilah masalahnya!
Walau peristiwa ereksi itu sangat sederhana, yaitu bertambahnya jumlah darah yang masuk ke rongga penis, tapi untuk peristiwa yang sesederhana itu, prosesnya sangatlah rumit dan melibatkan seluruh tubuh anda. Coba kita lihat proses ereksi yang normal. Tahap pertama adalah tahap perangsangan. Tahap ini sangat bervariasi, tergantung sensitivitas dan usia. Awalnya cukup sekedar mengkhayal, lalu perlu sesuatu untuk dipandang, kemudian harus dipegang-pegang lalu bila sudah sampai pada titik "imun", diperlukan usaha keras agar bisa terangsang.
Rangsangan ini kemudian diteruskan ke jalur refleks ereksi. Darah lalu diperintahkan untuk memompa tabung-tabung dalam rongga ereksi hingga menggelembung, dan tabung-tabung yang sudah menggelembung oleh darah itu mendorong kulit penis yang elastis hingga mencapai batas maksimal kelenturannya, bahkan sampai membuatnya menggeliat ingin lepas dari kungkungan dan menunjuk ke langit. Anda siap tempur!
Dalam kondisi ereksi inilah biasanya anda memanfaatkan penis untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan dorongan seksual sampai anda mencapai tahap berikutnya, yaitu Tahap Tinggi. Pada Tahap ini, penis anda akan mengalami kondisi maksimal dan kritis. Kepalanya membesar, terkadang sampai mengeluarkan cairan yang kadang-kadang mengandung sperma hidup.
Nah tahap puncak yang sering disebut-sebut Tahap Orgasme, berlangsung setelah melalui kedua tahap tadi. Walaupun tidak selalu, tetapi pada umumnya orgasme atau pelepasan ketegangan seksual (sexual tension) ini diiringi dengan ejakulasi. Setelah itu, anda akan terhempas dan kembali ke kondisi normal, tahap ini dikenal sebagai Tahap Resolusi. Jangan langsung memunggungi pasangan anda atau buru-buru ke kamar mandi dan pakai sepatu. Nikmatilah kondisi ini karena pasangan anda masih berada di awang-awang.
Bila anda bisa melewati tahap-tahap itu dengan sukses, maksudnya anda bisa mempertahankan ereksi sampai semua urusan selesai, BAGUSLAH! Tapi.. ketika anda butuhkan itu, dia tak juga mau menegakkan kepalanya. Anda usap-usap, gelitik, tarik-tarik, bahkan pasangan anda pun ikut membantu anda, namun dia tetap malas bangun, itulah kiamat kecil!
Mungkin saja itu kegagalan pertama anda sehingga anda bingung dan tak mengerti mengapa itu bisa terjadi. Bukankah selama ini semua baik-baik saja? Daripada anda sibuk keliling kota mencari tukang obat pinggir jalan yang menjual tangkur buaya, kayu pasak bumi, menyantap torpedo kambing atau langsung mendatangi klinik impotensi yang bertebaran di seputar kota, sebaiknya anda tenang dulu. Ada 2 kelompok faktor yang bisa jadi penyebab terjadi kegagalan atau gangguan ereksi (Disfungsi Ereksi / DE) tersebut, kelompok fisik dan kelompok psikis. Kalau masalahnya faktor-faktor psikis seperti stres, depresi, takut, gelisah dan sejenisnya, mungkin akan segera berakhir dengan terapi ringan. Tapi kalau masalahnya terletak pada fisik atau penyakit-penyakit yang membuat penyempitan pembuluh darah, urusannya akan lebih panjang.
Memang ada beberapa syarat agar anda bisa ereksi dengan baik. Yang pertama, penis harus punya daya mengembang yang baik. Ukurannya ketika ereksi akan sangat dipengaruhi oleh daya kembang adn kapasitas rongga ereksi. Faktor kedua adalah sehat dan lancarnya aliran darah menuju penis. Ketika terjadi rangsangan, pelebaran pembuluh darah menuju penis itu harus sempurna dan hal ini tentu saja menyangkut kesehatan pembuluh darah itu sendiri. Sedangkan faktor terakhir adalah sistem persyarafan. Sistem yang mengalir dari otak ke penis melalui tulang belakang inilah yang mengirim rangsangan dan menggetarkan penis. Aliran darah ke penis yang dalam keadaan tidur hanya sekitar 8 cc/menit, meningkat antara 5 - 10 kali lipat.
Jadi sebenarnya bila sekali waktu anda gagal membangunkan ular tidur walau sudah dibujuk dengan seekor ayam kampung yang segar atau atraksi yang lebih menggairahkan daripada goyang Inul, anda bisa mencurigai telah terjadi sesuatu dari proses ereksi itu. Anda sebaiknya tidak menuruti mitos daging kambing, kerang dara, juga jamu-jamu yang menjanjikan keperkasaan, karena salah-salah bukan kegagalan ereksi yang berhasil anda atasi, tapi malah kolesterol dan tekanan darah yang melesat tinggi. Okelah, bagaimanapun caranya, demi menyelamatkan masa depan, kini anda harus berhadapan dengan dokter yang sudah berpengalaman menangani kasus-kasus begini, lalu beberkan semua masalah anda kepadanya.
Bila ternyata penyebabnya psikis, disarankan kepada anda untuk rileks, berolahraga, cari hiburan dan sejenisnya. Yakinlah, dengan cara-cara sederhana itu, ayam jago anda akan berkokok lagi. Seandainya terapi mandiri ini belum juga membawa hasil, untuk menanggulangi kondisi darurat, harus menjalani terapi kedua, yaitu minum obat yang bekerja untuk membesarkan pembuluh darah ke penis. Obat ini jadi penting karena walaupun masalahnya karena stres atau takut, kegagalan pertama tadi bisa membuat anda panik dan cemas, yang buntutnya ikut jadi penyebab DE.
Pemberian obat sejenis viagra memang membuat solusi cespleng bila torpedo anda macet. Namun karena obat sejenis ini punya efek samping, terutama bagi penderita hipertensi dan jantung, maka anda jangan menjadikannya cemilan di kala lapar. Tanda paling mudah dikenali apakah kegagalan anda akibat fisik atau psikis adalah bila kegagalan itu datang secara tiba-tiba, besar kemungkinan itu lantaran psikis. Kecuali bila terjadi trauma fisik atau peristiwa yang membuat proses ereksi itu terhambat, misalnya jatuh yang membuat syaraf di punggung anda terjepit. Sedangkan DE yang diakibatkan fisik normal biasanya datang secara berangsur-angsur. Mula-mula ereksinya tidak sempurna, lalu gagal sekali-kali, semakin sering, begitu selanjutnya.
Diabetes melitus, tekanan darah tinggi, kolesterol, jantung dan penyakit ginjal adalah beberapa penyakit yang bisa berakibat DE. Celakanya, mengkomsumsi obat-obatan untuk menyembuhkan penyakit itupun punya efek samping, yang bisa mempersulit ereksi. Narkoba, rokok dan alkohol yang kita ketahui juga bekerja dalam darah, termasuk unsur yang mempersulit mengalirnya darah ke dalam rongga penis.
Bila obat-obatan itu tidak mempan atau tak boleh anda konsumsi, tampaknya anda harus menjalani terapi ketiga, yaitu terapi mekanik. Alat yang digunakan populer dengan sebutan VCD, bukan video compact disk yang mampu menghibur anda, tapi vacum constriction divides (alat vakum jerat) yang mampu menggelembungkan penis anda karena isapannya. Alat yang terdiri dari tabung silinder, pompa vakum dan cincin elastis ini sudah digunakan sejak awal tahun 90-an. Anda tinggal memasukkan si buyung yang sedang tidur itu ke dalam tabung silinder sampai pangkalnya, lalu ketika pompa vakum diaktifkan, tekanan udara di dalam tabung akan negatif. Kondisi ini membuat penis mengembang dan darah mengalir ke dalam rongga ereksi. Setelah cukup, cincin elastis yang semula standby di pangkal tabung, diturunkan melilit pangkal penis hingga darah yang sudah di dalam rongga ereksi tidak langsung mengalir ke luar lagi. Karena peristiwa ereksi begini agak luar biasa, maka daya tahannya pun sangat terbatas, tak boleh lebih dari 30 menit. Lebih dari itu, bisa membahayakan penis anda. Temperatur penis pun dingin dan berwarna kebiru-biruan.
Bila semua cara di atas sudah tak mampu lagi mengatasi masalah anda, maka anda terpaksa menjalani terapi ke 4, yaitu operasi. Ke dalam rongga ereksi anda, akan ditanamkan penis buatan (prostesis) berbahan silikon. Bila sudah sampai ke tingkat ini, biasanya yang bertugas adalah ahli bedah urologi dan anda tidak punya pilihan lagi karena operasi akan merusak rongga ereksi anda.
Memang pernah ada terapi lain, yaitu dengan menyuntikkan berbagai cairan yang akan bekerja membuat rileks otot penis, antara lain papaverin - senyawa non narkotika yang didapat dari pohon opium - ke dalam rongga ereksi anda. Senyawa yang dimetabolisme oleh hati ini, ternyata punya efek samping, yaitu meracuni hati dan merusak rongga ereksi hingga malah mengakibatkan impotensi. Kemudian cara ini ditinggalkan.
Sekarang sudah saatnya menyorot masalah ukuran penis. Memang sulit sekali meyakinkan khalayak bahwa ukuran penis seorang laki-laki itu tak perlu terlalu besar. Kaum wanita hanya butuh sekitar 6 cm untuk bisa membuatnya puas, itu kalau yang ingin anda capai adalah untuk memuaskan kaum wanita. Posisi G-spot memang hanya sekitar sepertiga ke depan dari kedalaman vagina wanita. Di situlah berkumpul ujung-ujung syaraf yang sangat sensitif (titik puncak erotis). Daerah inilah yang harus menjadi target utama saat anda melakukan serangan. Kalau terlalu jauh ke dalam, mungkin malah akan membuat pasangan bercinta anda tak nyaman, dan anda pun tidak berhasil menikmati reaksinya.
Bila anda masih memitoskan bahwa laki-laki perkasa itu ditandai dengan ukuran penisnya, anda tampaknya perlu mengikuti penyuluhan khusus tentang penis. Kejantanan, keperkasaan, serta kemampuan untuk memuaskan pasangan anda di tempat tidur, termasuk memenuhi kompleks perumahan anda dengan keturunan anda, tidak ditentukan oleh ukuran penis anda. Percayalah! Konstruksi penis itu sudah paten dan tak mungkin ditumbuhkembangkan seperti rumah inti di Perumnas. Memang ukurannya berbeda-beda pada setiap orang, tapi itu tak ubahnya dengan perbedaan yang terjadi pada ukuran tubuh manusia. Ada yang tinggi, pendek, gemuk atau kurus. Dalam kondisi ereksi penuh, panjang penis berkisar antara 12 - 20 cm. Setelah dewasa dan pertumbuhan penis berhenti, tidak ada cara yang bisa dilakukan untuk menambah ukuran, baik panjang maupun lingkaran penis. Teknik apapun yang dilakukan, tidak akan berhasil. Kalaupun berkesan lebih panjang dan lebih besar, mungkin karena ereksinya yang makin sempurna. Tapi bukan berarti batang penis yang di dalamnya tersusun kantong-kantong darah itu mengembang.
Satu-satunya cara untuk memperbesar dan memperpanjang penis adalah dengan cara operasi. Di dalam rongga pinggul anda, masih tertanam sebagian dari batang penis yang merupakan akarnya dan berfungsi sebagai penopang. Bagian dari batang yang masih tertanam itu bisa dikeluarkan dengan operasi. Caranya, kulitnya dimundurkan hingga akar alias sisa batang yang berada di dalam rongga pinggul anda itu berada di luar. Secara otomatis batang penis yang terlihat akan bertambah panjang. Namun pertambahannya paling banter hanya sekitar 3 cm. Sedangkan bila anda ingin memperbesar ukurannya, dokter bisa mengambil lemak yang berada di dalam tubuh anda, lalu dimixer dan disuntikkan ke bawah kulit penis. Jadi, kulitnya yang dipertebal, bukan batangnya.
Dengan kedua cara ini, memang penis anda akan menjadi lebih panjang dan lebih besar, tetapi kondisinya tetap tidak normal. Penis yang panjang karena operasi pengeluaran akarnya ini, tak akan bisa berdiri tegak ketika ereksi. Harus terus dipegangi dan terlihat seperti akan jatuh terus. Anda mungkin pernah nonton BF dan melihat penis bintangnya yang panjang tapi tak bisa berdiri tegak. Itulah dia! Sedangkan bila penisnya diperbesar dengan suntikan lemak yang dimixer tadi, bentuk penisnya akan jelek, tidak kokoh, dan berkerut-kerut walau sedang dalam kondisi ereksi penuh.
Di Amerika sendiri, operasi pemanjangan dan pembesaran penis ini terus jadi kontroversial. Walaupun sudah diperhitungkan cermat, tapi resiko untuk gagal dan salah yang akan berakibat impotensi permanen tetap ada. Lebih baik terima apa adanya keadaannya penis kita, itulah yang terbaik sampai saat ini.
mangudel
11-11-2009, 08:51 PM
Sixty Nine ("69") adalah salah satu dari sekian banyak posisi persetubuhan yang cukup umum, setidaknya berdasarkan bukti bahwa posisi ini selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari ritual seks yang selalu dipertunjukkan dalam hampir setiap Video/VCD porno yang kita tonton. Berbeda dengan lazimnya suatu persetubuhan normal dimana penis masuk ke dalam vagina hingga mencapai orgasme, maka dalam posisi Sixty Nine ini alat vital masing-masing dirangsang oleh lawan mainnya sedemikian rupa hingga mencapai orgasme dengan mengandalkan mulut dan lidah sebagai alat utamanya. Teknik ini dikenal dengan istilah Oral Sex. Hal ini dilakukan secara simultan, jadi tidak ada salah satu pihak yang cenderung pasif, kedua belah pihak harus aktif dan kreatif. Agar mencapai kepuasan dan kenyamanan maksimum dalam mempraktekkan gaya ini, maka posisi menjadi penting untuk diperhatikan, selain tentunya teknik tinggi dan keseriusan dari para pelakunya.
PILIHAN POSISI GAYA SIXTY NINE
Wanita di Atas
Mungkin ini adalah posisi Sixty Nine yang paling umum dan paling favorit dipraktekkan karena kemudahannya dan kenyamanannya. Pada posisi ini sang wanita menempatkan tubuhnya di atas sang pria secara berlawanan arah, mengatur posisi yang paling pas agar kedua belah lututnya berada di sebelah kiri dan kanan kepala sang pria serta alat vitalnya sendiri berhadapan langsung dengan wajah sang pria. Posisi ini akan sangat memudahkan sang wanita untuk menekan bagian-bagian alat vitalnya ke wajah sang pria (atau lebih tepat "menyetubuhi wajah sang pria"?) sesuai keinginannya, terutama di saat-saat menjelang orgasme.
Posisi ini juga otomatis menempatkan sang wanita berhadapan langsung dengan penis sang pria dari arah atas. Ini memungkinkan sang wanita untuk sepenuhnya mengatur apa yang mau dilakukan terhadap penis sang pria, seberapa banyak yang mau dimasukkan ke mulutnya, variasi teknik isapan dan jilatan bagaimana yang mau diperagakan, dan lain-lain. Sang wanita juga dapat dengan mudah mencapai dan mempermainkan buah pelir sang pria untuk memberi "nilai tambah" kenikmatan bagi sang pria, bahkan merangsang anus sang pria apabila memang itu yang diinginkan.
Pria di Atas
Posisi ini pada dasarnya adalah kebalikan dari posisi sebelumnya. Sang pria berada pada posisi di atas sang wanita dan kedua lututnya berada tepat di sisi kiri dan kanan kepala sang wanita. Wajah sang pria berhadapan langsung dari arah atas dengan alat vital sang wanita sehingga sangat mudah untuk memainkan vagina maupun klitorisnya, merangsangnya menggunakan mulut dan lidahnya. Akan tetapi posisi ini cukup menyulitkan bagi sang wanita untuk menjalankan porsinya secara maksimum.
Berdampingan
Pada posisi ini baik sang pria maupun sang wanita berbaring berdampingan dengan arah yang tetap berlawanan, berhadapan-hadapan langsung dengan alat vital partnernya. Selanjutnya silakan berekplorasi dan bereksperimen terhadap alat vital partnernya agar tercapai tingkat rangsangan seksual dan kenikmatan yang maksimum. Posisi ini dianggap lebih santai dan secara fisik lebih nyaman sehingga sangat cocok apabila pasangan menginginkan melakukan pemanasan atau foreplay yang lebih lama dari biasanya. Dari posisi ini akan sangat mudah untuk melakukan perubahan posisi, baik posisi wanita di atas maupun posisi pria di atas.
Sambil Berdiri
Oke, menurut pendapat pribadi saya ini adalah posisi yang tersulit untuk bisa dilakukan tanpa mengorbankan kenikmatan dan kenyamanan. Posisi ini mungkin hanya pas untuk mereka yang memiliki kondisi fisik yang sangat prima. Pada posisi ini sang pria berdiri sambil menggendong sang wanita, tetap dengan arah yang berlawanan. Paha bagian dalam sang wanita seolah-olah menjepit wajah sang pria, alat vitalnya langsung bersinggungan dengan wajah dan mulut sang pria. Sementara itu kepala sang wanita menggantung ke bawah, berhadapan langsung dengan penis sang pria. Selanjutnya adalah ritual isapan dan jilatan seperti biasa. Bayangkan, sang pria harus benar-benar memiliki cukup tenaga untuk menahan bobot sang wanita dalam posisi demikian disamping tetap tidak boleh kehilangan konsentrasi pada "tugas" utamanya.
Buat saya posisi ini layak dicoba sekali-sekali untuk sekedar menperoleh pengalaman atau nuansa baru dalam ber-Sixty Nine, tetapi tidak untuk oral sex yang berdurasi panjang. Bisa saja terjadi sesuatu yang membuat sang pria "lupa diri" untuk menahan bobot sang wanita, dan kalau terjadi ini jelas musibah bagi keduanya. Bukankah kecelakaan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja? Lagi pula, bukankah lebih baik energi yang ada dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih bermakna buat kepuasan seksual kedua belah pihak?
Oke, setidaknya anda sudah tahu ada empat posisi dasar dalam gaya Sixty Nine. Penting bagi anda untuk terus bereksperimen mengembangkan berbagai varian posisi yang memungkinkan berdasarkan empat posisi dasar tersebut. Selain posisi, seperti sudah diungkapkan sebelumnya, teknik Oral Sex juga merupakan bagian penting untuk mencapai kepuasan maksimum dalam ber-Sixty Nine ria.
MENJILATI KEMALUAN WANITA
Wahai para pejantan, harap dicatat ini adalah salah satu kenikmatan duniawi yang paling saya sukai (dan saya berani bertaruh sebagian besar wanita juga berpendapat sama dengan saya). Oleh karena itulah saya menulis artikel ini dengan harapan anda cukup arif untuk mempelajarinya dengan serius.
Sukar diungkapkan dengan kata-kata betapa saya menyukai lidah lelaki yang menjilati vagina saya. Sensasi kehangatan yang diciptakan sentuhan lidah yang bergerak liar di vagina saya mampu membuat saya mencapai orgasme lebih cepat dari apapun juga, dan berulang-ulang.
Kalau para lelaki mau belajar dan mampu membuat wanitamu mencapai orgasme yang maksimum dengan cara menjilati vaginanya, maka dijamin dia tidak akan melirik lelaki manapun sementara ini. Secara seksual, dia akan begitu bergantung dan kecanduan pada lidah anda.
Ini sedikit nasihat buat kaum lelaki. Cukup banyak lelaki yang begitu menyukai penisnya diisap dan dijilati oleh wanitanya, akan tetapi tidak mau (atau malas) melakukan hal yang sama untuk pasangannya. Saran saya, agar dia mau melakukannya lagi dan lagi dengan sepenuh hati, maka sebagai balasannya anda harus melakukan hal yang sama juga. Cukup fair, bukan. Cobalah dan anda akan tercengang dengan hasilnya.
Sewaktu anda menjilati vagina wanita, jangan main langsung ke klitorisnya. Luangkan cukup waktu untuk membangun berahi setahap demi setahap. Buat dia mengerang, melenguh, dan meminta anda melakukannya terus. Mainkan lidah anda di bagian dalam pahanya, juga bagian atas dan daerah sekitar bibir vaginanya. Rangsang dia, buat dia panas dan meminta anda untuk jangan menghentikan kenikmatan yang anda berikan.
Harap diingat harus selalu ada pelumas atau pelicin, baik yang keluar secara alamiah dari vagina wanita yang terangsang maupun dari air liur anda. Kulit pada daerah vagina sangat sensitif, oleh karena itu baik anda maupun sang wanita tentunya tidak mau sampai merusaknya.
Gerakkan lidah anda dengan kecepatan yang berbeda-beda, jilat secara perlahan bagian luar bibir vaginanya, lalu gerakkan lidah anda keluar dan masuk vaginanya dengan kecepatan penuh. Saat dia mulai panas, sedotlah klitorisnya dan isaplah secara perlahan-lahan. Jilati klitorisnya dengan ujung lidah anda.
Apabila anda ingin membuatnya betul-betul merasa nikmat, cobalah memasukkan satu atau dua jari anda ke dalam vaginanya, lakukan gerakan keluar dan masuk vaginanya sambil terus menjilati klitorisnya. Dijamin dia akan segera mencapai orgasme secara sangat dramatis.
Coba terus dan cari variasi lainnya. Perhatikan reaksinya terhadap berbagai rangsangan yang anda berikan. Hal ini penting karena setiap wanita juga punya titik-titik sensitif rangsangan yang berbeda. Oleh sebab itu sangat perlu untuk selalu bereksperimen.
MENGISAP DAN MENJILATI KEMALUAN PRIA
Mengisap dan menjilati penis sebenarnya juga adalah seni. Ini adalah sesuatu yang harus dipelajari melalui percobaan dan pengalaman. Walaupun saya tidak pungkiri cukup banyak juga wanita yang mahir secara alamiah saja. Tulisan ini pada dasarnya untuk memberikan gambaran mengenai bagaimana cara anda para wanita memuaskan lelaki anda dan membuat mereka memohon untuk mendapatkannya lagi dan lagi.
Menurut hemat saya bagian terpenting dalam hal ini adalah waktu yang memadai untuk mengeksplorasi penis lelaki anda dan memperhatikan apa yang mampu menciptakan reaksi sesuai keinginan serta mana yang tidak. Tiap lelaki memiliki perbedaan pada apa yang mampu membuat mereka terangsang dan apa yang menjadi kesukaannya. Walaupun demikian saya tidak yakin ada lelaki yang tidak suka penisnya diisap dan dijilati wanita.
Hal penting lainnya adalah perlunya ada pelumas atau pelicin, dan ini terutama berasal dari air liur anda. Air biasa pun juga bisa menjadi zat pelicin, tapi ada sebagian lelaki yang sangat menyukai sensasi hangat dari air liur anda, setidaknya itulah kesimpulan yang saya ambil berdasarkan pengalaman sendiri. Permukaan penis yang licin akan sangat memudahkan anda melakukan berbagai gerakan.
Jangan sungkan untuk selalu mencoba sesuatu yang baru. Berbagai teknik jilatan dan isapan pada penis akan memperkaya kemahiran anda dalam melakukan gaya Sixty Nine. Mulailah dengan perlahan dan penuh kelembutan. Gunakan lidah anda untuk menjilati penis mulai dari ujung atasnya, kitari semua bagian kepala penis, menurun perlahan berputar-putar sampai ke bagian bawah buah zakarnya. Tujuan utamanya adalah untuk merangsangnya, membuatnya menegang dan memanas.
Genggam, usap dan permainkan buah zakarnya secara perlahan-lahan, kecuali tentunya apabila dia ingin agar anda melakukannya dengan sedikit keras. Jilati penis seumpama anda menjilati permen loli atau es krim cone (perumpamaan ini sangat berharga terutama untuk para pemula). Atau isap perlahan bagian atas dan kepala penisnya. Buat dia menunggu dan menahan nafas mengharapkan anda memasukkan penisnya ke dalam mulut anda. Genggam dengan lembut batang penisnya. Buka sedikit bibir anda, tempelkan dan ciumi kepala penisnya biar merasakan kehangatan dan kelembutan bibir anda. Buka terus sedikit demi sedikit mulut anda hingga seluruh bagian kepala penis sepenuhnya masuk ke dalam mulut anda. Konsentrasi dulu pada kepala penis. Gerakkan mulut anda naik turun hingga bagian kepala penis keluar masuk mulut anda.
Ingat, lakukan dengan lembut dan nikmati dengan sepenuh hati. Berhenti sejenak, lalu mulai lagi dari jilatan-jilatan awal. Kalau sudah cukup keras dan panas, masukkan seluruh bagian batang penis ke dalam mulut anda, semampunya mulut anda tentunya. Pada saat ini dia tentunya sudah mulai mengeluarkan erangan dan lenguhan kenikmatan. Itu berarti sejauh ini anda sudah melakukannya dengan benar. Gerakkan terus tangan dan mulut anda naik turun secara bersamaan. Jangan terlalu keras dan jangan terlalu cepat. Ingat juga bahwa kulit penis juga sangat sensitif dan mudah luka. Gunakan kecepatan yang berbeda-beda, lakukan perlahan lalu cepat kemudian perlahan lagi dan seterusnya. Variasikan gerakan tangan anda, lakukan gerakan memelintir bergantian dengan gerakan naik turun. Jangan khawatir untuk melakukannya karena kalau dia tidak menyukainya saya yakin dia akan mengatakannya.
Perlu diketahui juga satu wilayah kecil di antara buah zakarnya dengan anusnya. Di daerah ini banyak berkumpul jaringan syaraf sehingga sangat sensitif terhadap rangsngan. Usaplah dengan lembut sambil terus mengisap penisnya. Dia akan sangat menyukainya. Selain itu pandanganlah dia langsung ke matanya sambil melakukan isapan dan jilatan penis. Entah apa sebabnya, sebagian besar pria mengaku bahwa mereka sangat menyukainya.
Yang terbaik adalah mendengarkan dan memperhatikan reaksi pasangan anda. Pastikan apakah dia menyukainya atau tidak. Para lelaki biasanya lebih terbuka untuk mengatakan apa yang dia sukai dan tidak dia sukai. Tanyakan perasaannya dan mintakan jawaban yang jujur. Jangan pernah berkata, "Maaf, saya tidak bisa melakukan itu". Karena dia juga bersedia untuk menjilati vagina anda, mengapa tidak melakukan hal yang sama sebagai balasannya?
KATA KUNCI
Learning by doing: Belajar dengan cara mempraktekkannya adalah cara belajar terbaik.
Practice make perfect: Semakin sering berlatih, semakin mahirlah anda.
mangudel
11-11-2009, 08:54 PM
Pria
Rangsangan pada pria dimulai dari pandangan.
Pria mengalami stimulus/rangsangan karena melihat sesuatu yang sensual dan erotis dari lawan jenisnya, baik itu berupa image/penglihatan, maupun gerakan yang menimbulkan imajinasi bagi seorang pria. Jadi yang mulai bekerja adalah syaraf penglihatan. Rangsangan pada pria ditandai dengan ereksi pada Penis yang menegang akibat dari aliran darah yang berjalan cepat dan dihambat oleh beberapa pembuluh darah fleksibel pada penis, sehingga dia dapat berfungsi sebagai katup yang menghambat aliran darah dan berakibat tekanan darah pada penis mengalami kenaikan yang cukup besar, sehingga penis terkesan menegang akibat tekanan darah di lokal penis, juga nampak memerah.
Wanita
Rangsangan pada wanita dimulai dari sentuhan.
Wanita mengalami stimulus karena sentuhan, jadi yang mulai bekerja adalah syaraf perabaan(kulit). Sentuhan dan rabaan yang halus pada bagian-bagian tertentu (payudara, klitoris, bawah telinga dan sebagainya dari wanita akan menimbulkan rangsangan yang hebat pada wanita. Sama seperti pria, tekanan darah akan meningkat tetapi tidak menimbulkan tekanan lokal tetapi hampir ke seluruh tubuh, sehingga rangsangan dirasakan hampir sekujur tubuh. Tekanan lokal meningkat hanya sedikit pada puting payudara dan pada bibir vagina, sehingga puting akan mengeras, dan pada vagina akan berubah warnanya menjadi merah seperti membara akibat tekanan darah merangsang kelenjar untuk memproduksi cairan pada vagina, sehingga akan terkesan memerah dan lembab.
Waria
Rangsangan pada Waria adalah kombinasi dari keduanya. Pada hakekatnya waria adalah pria, sehingga stimulus masih dimulai dari pandangan dan ditambah dari sentuhan. Sentuhan akan berperan pada waria apabila waria telah memiliki kelebihan hormon estrogen, sehingga mempengaruhi metabolisme tubuh yang secara fisik ditandai dengan pembesaran payudara, pembesaran pada pinggul dan sebagainya. Pembesaran pada payudara akan diikuti pada pembesaran pada puting payudara. Sedangkan puting yang besar mempunyai sel-sel stimulator (sensor) perasa yang makin banyak berlipat-lipat jumlahnya, sehingga menimbulkan efek rangsangan yang sangat besar dibandingkan pada pria.
Jadi pada waria selain dia dapat merasakan rangsangan yang diakibatkan oleh pandangan mata, juga rangsangan akibat pada sentuhan seperti yang dirasakan oleh wanita. Waria merasakan stimulus/rangsangan dari penglihatan akan mempengaruhi ereksi pada penisnya, jadi rangsangannya tidak akan terasa sampai ke sekujur tubuh, tetapi rangsangan yang didapat akibat dari sentuhan yang sensual akan mengakibatkan selain ereksi pada penis juga akan merasakan rangsangan sampai sekujur tubuh seakan akan mulai dari ujung kuku sampai ujung rambut.
Sentuhan yang sensual pada payudara akan menyebabkan rangsangan sperti masuk ke dalam dada dan tulang belakang, persis seperti yang dirasakan oleh wanita apabila terangsang. Pengaruh tersebut diduga dari hasil kerja hormon estrogen yang berlebih, sehingga mempengaruhi pekerjaan kelenjar-kelenjar seperti pada wanita kecuali pada vagina, karena waria tidak memiliki vagina. Meskipun pada sebagian waria sudah melakukan operasi kelamin, tetapi tetap vagina milik waria tidak memiliki kelenjar seperti pada wanita, karena vagina pada waria adalah penis yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga bentuknya seperti vagina.
Orgasme Pada Pria
Pria mengalami orgasme akibat jumlah sperma dalam kelenjar testis mengalami peningkatan jumlah yang sangat besar. Orgasme pada pria ditandai dengan menyemburnya sperma dari penis yang keluar secara bergelombang (berdenyut-denyut) sesuai dengan tekanan darah. Pengeluaran sperma diakibatkan oleh stimulus yang kuat, sehingga otak pada pria mendorong bagian–bagian tubuh untuk membantu menggosok-gosokkan kepala penis sehingga terjadi peningkatan tekanan pada kelenjar testis sampai suatu keadaan seperti katup yang dibuka. Jadi setelah tekanan sperma cukup besar, katup dibuka sehingga sperma menyembur.
Setelah sperma menyembur habis, maka akan mempengaruhi pembuluh darah pada penis yang kemudian mulai membuka, sehingga katup pembuluh darah ikut terbuka dan darah yang mengalir pada penis kembali normal dan penis akan semakin melemah dan terkulai. Pria merasakan orgasme terasa puas setelah sperma menyembur keluar dan habis. Tetapi yang dirasakan Pria adalah denyutan hanya pada sekitar penis, tidak pada sekujur tubuh. Biasanya pria berkelojotan seperti sekarat tetapi yang dirasakan adalah pada sekitar penis, buah kemaluan dan sekitar perut.
Orgasme Pada Wanita
Wanita mengalami orgasme akibat rangsangan yang hebat dan terasa di sekujur tubuh. Puncak sensitifitas rangsangan ada pada klitoris dan puting payudara. Pada waktu menjelang orgasme, datangnya stimulus pada klitoris datang seperti gelombang yang silih berganti, sehingga wanita akan berteriak-teriak karena kenikmatan yang dirasakan. Perasaannya kadang sedikit berkurang atau bahkan kadang menghilang dan timbul lagi, terutama pada saat berhubungan sex dengan pria. Akibatnya, apabila pasangan pria tidak pandai membaca situasi dan mengandalikan permainan, akan berakibat pria sudah mengalami orgasme tetapi wanitanya belum, dan tentu saja akan menimbulkan kekecewaan pada wanita. Tetapi apabila wanita telah mencapai orgasme rasanya kenikmatan itu sangat luar biasa, seakan akan terbang menembus awan dan membelah langit, karena pada saat wanita mengalami orgasme hampir semua syaraf yang bekerja pada tubuh wanita berdenyut secara serempak, termasuk syaraf pada otak kecil yang mempengaruhi keseimbangan tubuh, demikian juga syaraf syaraf pada tulang belakang ikut berdenyut sehingga sekujur tubuh terasa seperti terbang ke awang awang.
Secara kasat mata wanita yang sedang orgasme akan bereaksi seperti mencakar, memeluk erat-erat pasangan sex-nya, bahkan menggigit dan berteriak. Orgasme pada wanita ditandai dengan keluarnya cairan bening berasa agak asin dari dalam vagina secara bergelombang sesuai denyut jantung sedemikian rupa seperti terkencing-kencing, walaupun jumlahnya tidak sebanyak air kencing tetapi cukup untuk membuat kain sprei sedikit basah. Sayang sekali tidak semua wanita dapat merasakan orgasme pada saat berhubungan sex. Berdasarkan survey, wanita yang mengalami orgasme pada saat berhubungan sex hany 15%. Sedangkan pada pria hampir 100%, karena ada juga pria yang tidak dapat mengeluarkan sperma meskipun sudah berhubungan berjam-jam, sehingga dapat dikategorikan sebagai pria yang tidak orgasme.
Orgasme Pada Waria
Sebagaimana pada rangsangan, waria adalah pada hakikatnya pria tetapi tubuhnya sudah dipengaruhi hormon estrogen secara berlebih, sehingga orgasme pada waria akan seperti pria yang secara fisik mengalami pengeluaran sperma dari penisnya. Biasanya waktu untuk mencapai orgasme lebih panjang dibandingkan pada saat dia masih pria murni. Karena waria memiliki organ-organ tubuh wanita seperti payudara, puting susu dan kelenjar metabolisme di dalam tubuhnya, maka orgasme pada waria akan terasa seperti wanita.
Pada saat menjelang orgasme, waria akan mengalami seperti yang dirasakan oleh wanita, karena semua syaraf dalam tubuhnya akan berdenyut secara serempak, juga syaraf otak kecil dan tulang belakang, sehingga membuat kondisi seperti terbang. Hal ini tidak dirasakan oleh pria dan waria yang belum memiliki payudara, karena payudara adalah tanda fisik bahwa hormon estrogen dalam tubuh waria telah bekerja dan berfungsi sebagaimana mestinya. Orgasme pada waria ditandai dengan menyemburnya sperma pada penis, tetapi waria akan merasakan terbang dan mencakar lawan bermainnya seperti layaknya wanita.
Penulis belum dapat menceritakan orgasme yang dirasakan oleh waria yang telah dioperasi kelamin (Post-Operasi), karena belum ada teman waria yang sudah operasi yang dapat memberikan referensi. Sedangkan penulis adalah seorang waria yang belum operasi, sehingga dapat memberikan referensi baik mulai masih menjadi pria dan setelah menjadi waria.
Kesimpulan
Jadi dapat dipakai sebagai kesimpulan awal, bahwa kenikmatan orgasme yang tertinggi adalah waria (karena merasakan kombinasi kenikmatan pria dan wanita), dan waria hampir selalu berhasil orgasme baik dalam kegiatan sex maupun masturbasi.
Sedangkan urutan kedua adalah wanita, karena wanita mengalami orgasme di sekujur tubuhnya dan dapat berulang beberapa kali dalam satu kegiatan (hubungan sex ataupun masturbasi), meskipun hanya 15% wanita yang dapat mengalami orgasme pada saat hubungan sex.
Sedangkan urutan terakhir adalah pada pria, karena hanya merasakan kenikmatan orgasme hanya pada seputaran penis, tidak pada sekujur tubuh dan tidak terbang. Dan kenikmatan orgasme hanya sekali dalam satu kegiatan (hubungan sex dan masturbasi).
kokoronomo
11-11-2009, 09:30 PM
perawan dolo mang :ngaceng
hwaaah, si mamang neh mang pakarnya soal ginian :)
:terharu
Kesimpulan
Jadi dapat dipakai sebagai kesimpulan awal, bahwa kenikmatan orgasme yang tertinggi adalah waria (karena merasakan kombinasi kenikmatan pria dan wanita), dan waria hampir selalu berhasil orgasme baik dalam kegiatan sex maupun masturbasi.
:modyar
R3dD3vilz
11-11-2009, 10:20 PM
wuih..nice sharing gank :thumbup:
keep posting :D
micho88
15-11-2009, 12:24 AM
saia ijin baca gann:linux2
vBulletin® v3.8.7, Copyright ©2000-2012, vBulletin Solutions, Inc.